Boomerang – Harmonis Tak Seragam

Boomerang – Harmonis Tak Seragam [2014]

176
0
SHARE

Rock Legacy – Cadaazzz !! begitu Kesan pertama saya [penulis] ketika menyimak album terbaru Boomerang [2014] yang berjudul “Harmonis Tak Seragam” untuk pertama kalinya. Album yang secara resmi telah di rilis tepat pada 1 Juni 2014 oleh RMV [Rajawali Megah Vision] ini berisi 14 materi lagu baru yang di garap dengan warna musik dan sound yang agak berbeda dengan album-album Boomerang sebelumnya, Bunyi distorsi yang sangat tebal di balut oleh sound drum yang lebar keliatan mendominasi hasil akhir audio dari musik yang di munculkan oleh para personil Boomerang di album ini sehingga sebagai group lawas yang masih eksis sampai saat ini Boomerang terlihat sangat update dengan perkembangan sound musik rock yang terus berkembang pesat di dunia. Boomerang saat ini di perkuat oleh Hubert Henry Limahelu [Bass & back vocal], Faried Badjeber [Drum], Tommy Maranua [Guitar] dan vokalis anyarnya Andi Babas.

Album yang rmixing dan masteringnya dip roses di studio Gerilyaone oleh Tommy Maranua sendiri memuat banyak tema dan pesan di setiap lagu – lagunya. Ada tema tentang peduli lingkungan, tema sosial, politik, ketidakadilan, korupsi, kemisikinan sampai dengan ada juga sebuah lagu berjudul “Boomers Indonesia” yang mengangkat tema rasa terima kasih Boomerang terhadap aktifitas, kreativitas dan loyalitas para Boomers / fans Boomerang yang tersebar di seluruh tanah air. Boomerang membuka track pertama / 1 di album Harmonis Tak seragam ini dengan sebuah lagu berirama rock khas Boomerang yang berjudul “Pin Pin Bo / Pintar Pintar Bodo”. Lagu yang mengangkat tema tentang pengamat politik yang hanya bisa memperkeruh suasana politik dengan opini – opini nya.

Memasuki lagu berikutnya, para Boomers pasti sangat gembira karena lagu yang ada di track kedua / 2 adalah lagu berjudul “Boomers Indonesia” yang di dedikasikan oleh Boomerang untuk para fans nya. Lagu yang masih bernuansa rock kental ini nampaknya bakal menjadi anthem hubungan antar Boomerang dan para Boomers ke depannya. Memasuki Track ketiga / 3 Boomerang mempersembahkan lagu berjudul “Headphones”, sebuah lagu rock dengan beat medium yang nampaknya sangat memberikan ruang leluasa untuk Andi Babas sang vokalis memaksimalkan warna vokal Grunge nya. Yup, kehadiran Andi Babas yang karakter vokalnya cenderung mengarah ke genre Grunge ini memang menjadi sebuah kelebihan tersendiri di album Boomerang ini.

Selanjutnya Boomerang masih belum member nafas pada para pendengar album ini dengan memberikan Tiga lagu yang tetap mempertunjukan beratnya sound distorsi yang mereka usung pada lagu “Berandal Tua Berdasi Kupu Kupu” [Track 4] dan “Ekologi” [Track 5] dan “Biarkan” [Track 6] bahkan di lagu berjudul Ekologi dan Biarkan ada warna distorsi seperti group asal Amerika “Korn” yang ikut memberi warna suram di lagu Ekologi yang bertema kan ajakan buat para manusia generasi muda untuk ikut peduli melestarikan lingkungan hidup plus ada riff – riff suara keyboard yang juga suram namun futuristik di lagu berjudul Biarkan. Seluruh warna music dan aransemen di tiga lagu Boomerang pada track 4, 5, dan 6 ini nampak sangat mencerminkan betapa para personil Boomerang sudah sangat matang dalam menggarap album rock yang berkelas

Lanjut ke Track ketujuh / 7 ada yang menarik perhatian saya [penulis] yaitu lagu yang berjudul “Kota Ku”, kenapa demikian ? karena lagu yang bertemakan kenangan tersebut sangat bernafaskan Blues namun di mainkan tetap dengan gaya musikal para personil Boomerang dengan tetap juga mempertahankan karakter Grunge yang di miliki vokalisnya. Berikutnya ada 4 lagu yang mengangkat tema – tema ringan seperti cinta, kehidupan sehari – hari dan kecintaan mereka dengan motor tua yang mereka beri judul “Hilang” [Track 8], “Motor Tua” [Track 9], “Segelas Kopi” [Track 10] dan “Buaikan Aku” [Track 11] namun begitu Boomerang tidak sedikitipun mengendorkan sound dan aransemen rock alternative ala Boomerang di keempat lagu tersebut. Sebelum kita menelusuri ke lagu berikutnya nampaknya kita harus member kredit poin tinggi buat permainan keren dari gitaris Boomerang, Tommy Maranua yang bermain sangat maksimal di album ini setelah agak bermain malu – malu di album sebelumnya yang bertitle “Reboisasi”.

Memasuki ke track berikutnya, tensi tinggi kembali di munculkan oleh para personil Boomerang di dua lagu berjudul “System 86” [Track 12] dan “Jubah Hitam” [Track 13]. Kedua lagu yang berisikan kritik sosial buat oknum – oknum ketidakadilan ini semakin meyakinkan kita semua bahwa Boomerang yang sekarang adalah Boomerang yang memainkan musik modern rock dengan sound yang sangat tebal, berat dan lebar namun tetap dengan gaya Boomerang yang seperti para Boomers kenal selama ini. Sebagai pamungkas di Track 14 Boomerang mempersembahkan sebuah lagu pelan dan nampaknya ini adalah satu – satunya lagu pelan di album ini berjudul “Tetapkan Hati Mu”yang dijadikan sebagai single pertama dari album Harmonis Tak Seragam Ini. Lagu Cinta keren yang di jadikan lokomotif dari lagu – lagu Boomerang lainnya di album ini nampaknya bisa membuat banyak orang salah kira karena kalau lagu Tetapkanlah Hati Mu di putar di berbagai media [Radio, TV etc] sebagai single gacoan Boomerang di album paling anyar ini para penikmat musik rock bisa mengira bahwa musik Boomerang sudah mulai easy listening alias tidak cadas lagi. Padahal bagi mereka yang sudah mendengarkan seluruh materi lagu di album ini pasti akan sependapat dengan saya bahwa album terbaru Boomerang ini adalah album rock yang Cadas dan Berkelas !! @fransiscus_eko

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY